Bentuk Karakter Bangsa Melalui Pramuka

Semarang

Sekolah menengah pertama (SMP) kesatrian 2 semarang, kamis (14/8) menggelar upacara memperingati hari prmauka ke 53 di halaman sekolah. Hari pramuka yang diperingati setiap tanggal 14 Agustus tersebut diharapkan menjadi momentum untuk membina dan mengingatkan kembali kepada para siswa tentang tujuan dibentuknya gerakan pramuka yang tertuang di dalam Himne Pramuka maupun Dasa Darma Pramuka.

Dalam sambutannya, wakil kepala sekolah SMP Kesatrian 2 Semarang Moechamad Joedi Fatono, S.Pd, M.Si mengatakan poin-poin di dalam Himne Pramuka jika dicermati syairnya bermakna agar pramuka ikut mendukung serta menguatkan dasar Negara yakni Pancasila. Penjabarannya termuat dalam Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.

“Kami menekankan kembali tntang sifat-sifat para pendiri gerakan prmauka yang tertuang di dalam Himne Pramuka, Trisatya dan Dasa Darma Prmuka ”, ungkapnya di SMP Kesatrian 2 jalan pamularsih 96 Semarang, Kamis (14/8).

Dijelaskan, dalam Dasa Darma Pramuka terdapat 10 poin penting untuk membentuk manusia seutuhnya, baik manusia yang bersifat pribadi maupun mahluk sosial. Moechamad Joedi Fathoni menambahkan rangkaian kegiatan untuk memeriahkan peringatan hari Pramuka dan kemerdekaan RI. Selain upacara ada juga sejumlah kegiatan lain seperti jalan sehat mengelilingi kampong yang dilanjurkan dengan membersihkan sekolah serta lingkungannya.

Selain itu dihari berikutnya SMP Kesatian 2 juga menggelar sejumlah kegiatan lomba seperti memcahkan balon, makan krupuk dan lomba memasukkan pensil ke dalam botol. “Kami juga mengingatkan kembali untuk membina Pramuka agar bisa menjabarkan apa yang menjadi cita cita pendiri Pramuka”, imbuhnya. Harapannya pramuka bisa menjadi pandu contoh bagi warga Negara Indonesa untuk mencapai cita-cita yakni Negara Indonesa yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila. [art]

Hari kemerdekaan

Hari kemerdekaan sudah didepan mata kita, berbagai kegiatan untuk menyambut hari yang sangat bersejarah bagi bangsa indonesia tercinta telah dipersiapkan sedemikian rupa agar tercipta suasana riang cinta damai terhadap indonesia, disamping itu berbagai kegiatan yang telah disiapkan oleh smp kesatrian 2 semarang juga bertujuan untuk menanamkan rasa cinta terhadap bangsa indonesia serta tetap bersyukur atas nikmat kemerdekaan yang telah berhasil diraih oleh para pahwalan kita yang telah gugur dalam melawan penjajah untuk merebut kemerdakaan indonesia. kita sebagai generasi muda harus berterimakasih kepada pahlawan ktia,semangat juangnya patut menjadi teladan bagi kita insan berpendidikan.

kita harus mengingat kembali masa masa dimana bangsa kita dijajah oleh komunis, tak ada kebebasan bagi seluruh warga indonesia untuk berdiri tegak dengan seluruh kebebasannya sebagai manusia biasa, tidak sedikit pejuang kita yang gugur dalam peperangan memerangi penjajah, tak sedikit pula warga indonesia yang kehilangan keluarga mereka, anak,bapak, istri dan anggota keluarga yang telah dibunuh oleh penjajah. kita bisa banyangkan betapa beratnya kehidupan bangsa indonesia dizaman penjajahan. oleh sebab itu sekarang kita wajib bersyukur dan memperingati hari kemerdekaan bangsa indonesia yang jatuh pada tanggal 17 agustus.

berikut adalah berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan oleh semua warga smp kesatrian 2 semarang dalam rangka memperingati hari kemerdekaan bangsa indonesia

  1. Jum’at ( jalan sehat yang diikuti oleh seluruh karyawan dan guru smp kesatrian 2 semarang)

  2. sabtu (lomba lomba bagi siswa siswi smp kesatrian 2 semarang, adapun lombanya antara lain: memasukkan bulpen ke dalam botol,balap karung,mengambil koin di pepaya, memasukkan paku ke dalam bootol, dll.) adapun peserta lomba diambillkan perwakilan dari masing masing kelas. setiap kelas wajib mengirimkan 1 orang peserta untuk setiap 1 jenis lomba yang telah disiapkan

  3. minggu (upacara hari kemerdekaan)

Mahasiswa PPL

Penerapan kurikulum 2013 tak hanya dilaksanakan oleh praktisi guru yang sudah mengajar di sekolah. Mahasiswa kependidikan pun sudah harus menguasainya. Tahun ini, Universitas Negeri Semarang (Unnes) menyiapkan 4.832 mahasiswanya untuk mengikuti Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dengan praktik mengajar menggunakan kurikulum 2013. Mereka akan mengajar selama 3 bulan, mulai Senin (4/8) hingga Jumat (31/10), di 13 kabupaten/ kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Meliputi Surabaya, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Magelang, Salatiga, Demak, Pekalongan, Batang, Kendal, Jepara, Tegal, dan Purworejo. Seluruhnya akan disebar pada 293 sekolah, mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP, hingga SMA. Selama praktik mengajar, mereka didampingi 2.200 dosen pembimbing, 2.400 guru pamong, dan 293 dosen koordinator. Selain itu, Unnes juga menerjunkan 14 mahasiswa PPL ke Malaysia bekerjasama dengan Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI). Kompetisi Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman mengatakan, mahasiswa PPLmerupakan calon guru profesional. Sebagai calon guru profesional harus memegang empat kompetensi yakni kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Kepala Pusat Pengembangan PPL, Masugino mengatakan, mahasiswa yang mengikuti PPL siap menerapkan kurikulum 2013. ”Mulai dari menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang memuat materi, model, media pembelajaran, dan instrumen evaluasi. Selain itu juga, saat peer teaching dan pembekalan di tingkat universitas juga sudah diarahkan ke kurikulum 2013,” kata Masugino. Salah satu peserta PPL, Dany Buyung Yudha Prasetya mengatakan dirinya siap mengajar di SMA4 Semarang serta mengimplementasikan Kurikulum 2013. ”Jika ada kendala, dosen siap membantu,” kata mahasiswa dari program studi (prodi) bahasa jepang itu (Sumber suara merdeka 7 Agustus 2014)

salah satu sekolah swasta di semarang yang mendapat kesempatan membimbing mahasiswa PPL Unnes th 2014 ini adalah SMP Kesatrian 2 Semarang, semoga kerja sama antara universitas negeri semarang dengan pihak smp kesatrian 2 semarang bisa menghasilkan calon calon guru yang lebih berkompeten dalam menghadapi kurikulum 2013 sekarang ini.