Sumpah Pemuda baru lahir dua tahun kemudian. Pada 1928, Moh Yamin menerbitkan sebuah kumpulan sajak yang baru berjudul Indonesia, Tumpah Darahku. Itu menunjukkan perubahan kesadaran para pemuda. Ketika Kongres Indonesia Muda kedua (Kongres Pemuda II) diselenggarakan pada 1928, bahasa Melayu sudah lama menjadi bahasa pergaulan yang dipakai secara luas di seluruh kepulauan Nusantara. Namun, saat …


Users Today : 6
Users Yesterday : 18
Users Last 7 days : 169
Users Last 30 days : 440
Users This Month : 292
Users This Year : 1172
Total Users : 8939
Views Today : 15
Views Yesterday : 28
Views Last 7 days : 312
Views Last 30 days : 664
Views This Month : 469
Views This Year : 1976
Total views : 22472
Who's Online : 0


